RSS

Katakan Cintamu (Puisi cinta romatis, penantian, pengharapan, rindu, sakit hati)

17 Agu

Shared by Iar J. Pramono

Katakan Cintamu (Puisi cinta romatis, penantian, pengharapan, rindu, sakit hati)

“Ya Allah,berilah aku cinta-Mu dan cinta mereka yang mencintai-Mu,dan cinta yang membuatku mendekati-Mu,dan buatlah cinta-Mu lebih kucintai daripada air yang sejuk.”

Bisik dinda…Aq akan dibakar di neraka,jika tidak care & jaga kamu dgn baik.
Bisik dinda…Ingin akhiri petualangan & bersemayam dikegelapan gua hatimu & jangan biarkan stalaktit dan stalaknit mu mencair.
Bisik dinda…Ingin mendekapmu dari belakang..Kiss rambutmu dan ucapkan kata-kata mesra.

Hembusan nafasmu semerbak bak kasturi nan mewangi..
Enyahkan laraku yang lama dan tak bertepi..
Romansa jiwa bertemu tuk berbagi..
Azawa’zala,kubersimpuh dihadapMU memohon ridhoMU..
Anugrahkanlah mahluk terindahMU untuku..
Restuilah kami tunaikan kewajibanMU..
Ijinkan pula kunikmati indahnya cinta dia yang mencintaiMU..
Eg elskar deg..
Semua nadi dan detak jantungku..
Dinda,kaulah bentuk dari semua inspirasiku..
Yang slalu menari dipelupuk mataku..
Aduhai jiwa yang menguasai jiwaku..
Kemanakah kukemudikan layar cintaku..
Untuk melabuhkan hasrat jiwaku..
Remukan sgala raguku..
Nyalakan obor asa baruku..
Indahnya cinta Tuhanku hny kusandarkan padamu dindaku..
Akankah kau kandaskan harapanku?..
Wahai Tuhanku,dengarkanlah sgala pintaku..
Ampuni sgala khilaf dan dosaku..
Terima dan ijinkanlah hamba menjadi pendamping makhluk indahMU..
Idahnya surga dunia akan kunikmati bersamamu,oh dinda-ku..

Aku ingin mencintaimu dgn sederhana
Dgn kata yg tak sempat diucapkan kayu kepada api yg menjadikannya abu,dgn isyarat yg tak sempat disampaikan awan kpd hujan yang menjadikannya tiada.

Namamu bak dewi cinta..
Senyumu cerahkn dunia..
Gerak langkahmu guncangkn mayapada..
Tutur katamu mengidupkn smua indra..
Parasmu laksana bidadari surga..
Oh hyang widi wasa..
Penguasa air suci dan mayapada..
Satukanlh langkah kami berdua..
Utk dpt hidup brsama..
Dlm indahnya khidupan dunia..

Disaat aku mencintaiMU,ya Allah.
Kau terasa begitu dekat,tak terasa kelembutan air menetes dipipi.
Tetapi..disaat yang sama akupun mencintai makhlukMU.
Lantas,apakah kau cemburu?
Apakah karena aku lebih sering memikirkannya ketimbang dirimu?
Kusadari,memang hati dan pikiranku lebih condong kepada makhlukMU.
Tetapi..itu pun karenaMU ya Rabb.
Lantas,apa kini Engkau hendak memisahkan kami dengan jarak?
Kuserahkan semua rencanaku ini kepadaMU,karena Engkaulah penentu setiap rencanaku..dari dulu!

Banyak jiwa tawarkan hatinya untukku..
Banyak hati tawarkan cintanya untukku..
Banyak sukma simpan rindu untukku..
Tapi bagiku,tak ada yang bisa gantikanmu..
Tak ada yang bisa gantikan rindumu padaku..
Biar waktu yang akan jawab semua..
Yang pasti,ku takkan pernah berpaling darimu..
Meski resah itu menderaku..

Aku telah terjatuh dalam kerinduanmu.
Telah terduduk dalam hangat kasihmu.
Hariku terasa berarti bersamamu.
Karena saat ini..Sudah kuyakinkan hatiku yang bimbang,jiwaku yang gamang dan sukmaku yang melayang…Bahwa ku memang mencintaimu.

Kamu telah kupilih untuk cintaku.
Bukan cinta untuk melampiaskan nafsu semata-mata.
Bukan cinta untuk saling berdusta.
Tapi cinta untuk meraih bahagia.
Kunikmati semua waktu yang ada.
Walau hanya dalam dunia maya kita bersua.
Walau hanya dalam nada mendengar suara.
Nuraniku menyimpan harapan menjadi nyata.
Serta berharap dapat menikahimu untuk selamanya.

Satu diantara beribu-ribu keinginanku adalah ingin mencintaimu dengan segala kemampuanku
Satu diantara kemampuanku adalah menjagamu dengan ketulusan hati
Dan diantara ketulusan hatiku adalah ingin menjadikanmu istri didunia dan akheratku.

Satu dari sekian yang mampu runtuhkan keangkuhan jiwaku adalah kau..
Tak ada yang mampu menembus dinding kalbuku kecuali kau..
Tak ada yang bisa membuatku menangis tak lain hanya kau..
Dan tak ada yang bisa dapatkan hatiku,kecuali engkau KEKASIHKU..

Akhirnya…Biduk telah berlabuh ditepi dermaga biru.
Setelah lama terombang ambing tanpa tau kemana harus menuju.
Aku bahagia dalam dekapan sayangnya.
Masuk harus menguras air mata,ternyata tak ada yang sia-sia.
Kabut sutra telah membelaiku dalam hangat.
Dia adalah selimut hatiku yang selama ini kucari.

Asa yang dulu kugantung diatas langit.
Kini telah terjatuh tanpa harus kuraih.
Nelangsaku yang dulu tak pernah berujung.
Kini berganti hangatnya hati dengan hadirmu.
Ingin keberseru pada dunia.
Agar mereka tau,aku telah menjadi raja dalam singgasana hatimu.

Kemuning telah mewangi diujung sana.
Seakan tau hatiku yang tengah hangat dalam bahagia.
Dia telah mendekapku dalam cintanya.
Andai ini mimpi,ku tak mau terjaga lagi.
Biar kurebahkan sukmaku dalam belaian cintanya.
Bagai nur jagad yang tak pernah letih membelai bumi.

Seiring nyanyian sang bayu melayang lepas tanpa kiasan puisi.
Denting dawai pancarkan warna asa merabuk sukma.
Terbang dalam peraduan nan sempurna.
Met malem met istirahat belahan jiwaku.
Hari esok masih ada kesempatan yang selalu menunggu tuk di hampiri.

Malam gelap telah pergi.
Bintangpun telah pulang.
Kunang-kunang tak lagi bercahaya.
Pepohonan tak lagi berbisik.
Dedaunan tak lagi berguguran.
Ku kembali pada kehidupan.
Selamat pagi cinta,sambut pagi ini dengan senyum.
Raih asa dengan semangat.
Tak ada yg tidak bisa kita lakukan.
Sebab kau adalah apa yg kau pikirkan.

Bila malam berhiaskan bintang..
Kuingin kau hiasi hatiku dengan senyuman manismu..
Kuberjanji akan selalu mencintaimu,menyayangimu,menjagamu selamanya..
Semoga malammu kan menjadi malam yang paling indah..
Good night,selamat bobo sayank..
Semoga malam ini adalah malam terakhir kita..
Yang kan di gantikan dengan malam pengantin buat kita..

 Shared by Iar J. Pramono

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 17, 2011 in Puisi Percintaan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: